Penyebab Amenorea

Dais Suryani~ /Biologi

Bagi Anda para wanita yang sudah dewasa, tentu saja Anda akan mengalami suatu hal yang menandakan bahwa Anda adalah seorang wanita dewasa pada tiap bulannya. Biasanya, hal ini dikenal dengan istilah menstruasi ataupun haid.

Menstruasi atau haid merupakan meluruhnya dinding rahim maupun sel telur karena tidak di buahi oleh sperma dan juga dipengaruhi oleh berbagai hormon pada tubuh wanita. Hormon-hormon tersebut diantaranya adalah hormon FSH maupun LH.

Biasanya, wanita normal akan mengalami menstruasi selama 28 hari sekali atau sebulan sekali. Jangka waktu dalam satu siklus menstruasi ini berbeda-beda setiap individunya, namun, biasanya, bagi wanita normal ia akan mengalami satu siklus menstruasi selama 7-15 hari dalam sebulan.

Setelah itu, 28 hari kemudian, ia akan mengalami menstruasi lagi apabila sel telurnya belum dibuahi oleh sperma. Namun ternyata, ada juga suatu keadaan yang tidak normal yang berkaitan dengan siklus menstruasi wanita tersebut.

Ketidaknormalan tersebut biasanya disebut sebagai penyakit amenorea. Amenorea ini merupakan penyakit yang diderita oleh seseorang berupa tidak datangnya siklus menstruasi pada orang tersebut pada waktu seharusnya ia mengalami menstruasi.

Amenorea Primer dan Amenorea Sekunder

Amenorea ini dibagi menjadi dua, yakni amenorea primer, maupun amenorea sekunder. Amenorea primer biasanya dialami oleh gadis-gadis muda yang belum mendapatkan menstruasi pada masanya. Penyebab utama penyakit ini adalah tidak normalnya organ reproduksi wanita tersebut karena berbagai hal.

Loading...

Lalu, amenorea sekunder dapat terjadi apabila sel telur sang wanita telah di buahi oleh sel sperma sehingga ia tidak meluruh. Namun, jika dilihat dari sisi medis, banyak hal yang dapat menyebabkan penyakit ini menjangkit seorang wanita.

Penyebab Amenorea Pada Wanita

Penyebab Amenorea diantaranya adalah kelainan kromosom, olahraga yang terlalu berat atau berlebihan, pengobatan suatu penyakit kronik yang berdampak pada terganggunya sistem reproduksi, gangguan pada susunan sistem saraf, gangguan pada sistem hormon, pengangkatan kandung rahim, maupun suatu kelainan genetik.

Tentu saja, bagi seluruh wanita tidak ingin merasakan penyakit amenorea ini, seluruh wanita tentu saja ingin menjadi seorang wanita yang normal. Oleh karena itu, Anda harus melakukan suatu pencegahan terhadap penyakit ini, diantaranya adalah dengan memiliki gaya hidup yang sehat dan ideal.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *