Sistem periodik

Sifat-sifat Gas Mulia

Secara umum, gas mulia merupakan unsur yang sangat stabil. Bahkan, sebelum Niels Bartlett berhasil membuat senyawa gas mulia pada tahun 1962, gas mulia dianggap tidak dapat bereaksi (bersenyawa) dengan unsur lain. Kestabilan gas mulia ini didukung oleh beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut. Konfigurasi elektron gas mulia (kecuali He) berakhir pada ns2 np6. Konfigurasi tersebut …

Sifat-sifat Gas MuliaRead More »

Soal dan jawaban sistem periodik unsur

Kami sajikan Soal dan jawaban sistem periodik unsur 10 butir pilihan ganda Tuliskan konfigurasi elektron ion Al3+ (Z = 13)? Jawab: Al (Z = 13)      = 1S22S22P63S23P1 Al3+                 = 1S22S22P6 Dengan memperhatikan kestabilan konfigurasi penuh dan setengah penuh tulislah konfigurasi elektron dari unsure tang mempunyai nomor atom 42 dan 47? Jawab: Konfigurasi setengah penuh 42MO        …

Soal dan jawaban sistem periodik unsurRead More »

Mineral Unsur Transisi Periode Keempat

Unsur transisi periode keempat di alam terdapat sebagai senyawa, kecuali tembaga yang terdapat sebagai unsur bebas di samping sebagai senyawa. Fakta ini sesuai dengan harga potensial elektrode unsur-unsur tersebut yang bertanda negatif (berarti relatif mudah mengalami oksidasi), kecuali tembaga yang bertanda positif. Unsur transisi periode keempat yang paling melimpah di alam dan yang paling banyak …

Mineral Unsur Transisi Periode KeempatRead More »

Sifat unsur transisi periode keempat dan Konfigurasi Elektron

Dalam artikel sebelumnya kita telah mengetahui bahwa sifat unsur-unsur periode ketiga berubah secara bertahap, yaitu dari logam ke metaloid kemudian nonlogam dan ditutup oleh suatu gas mulia. Pergeseran sifat yang mirip periode ketiga juga terdapat pada periode kedua. Pada periode keempat, pergeseran sifat tersebut mengalami “interupsi”. Setelah logam aktif (golongan 1A dan IIA) ada sepuluh …

Sifat unsur transisi periode keempat dan Konfigurasi ElektronRead More »

Unsur-unsur Periode Ketiga di Alam

Unsur periode ketiga kecuali argon pada umumnya di alam berada dalam bentuk senyawa. Fakta itu menunjukkan kereaktifan unsur-unsur tersebut. Argon, seperti halnya unsur-unsur gas mulia lainnya, terdapat sebagai unsur bebas. Belerang, selain sebagai senyawa juga ditemukan dalam bentuk bebas. Pada bagian kali ini akan dibahas keterdapatan dan pengolahan aluminium, silikon, fosforus, dan belerang. Adapun atrium, …

Unsur-unsur Periode Ketiga di AlamRead More »

Warna Senyawa Dan Tingkat Oksidasi Unsur Transisi Periode Keempat

Pada umumnya unsur-unsur transisi periode keempat membentuk senyawa berwarna, baik dalam bentuk padat maupun dalam larutan. Warna senyawa dari unsur transisi juga berkaitan dengan adanya subkulit d yang terisi tidak penuh. Senyawa dari Sc3+ dan Ti4+ tidak berwarna karena subkulit 3d-nya kosong. Senyawa dari Zn2+ juga tidak berwarna karena subkulit 3d nya terisi penuh Penjelasan …

Warna Senyawa Dan Tingkat Oksidasi Unsur Transisi Periode KeempatRead More »

Sifat Logam Unsur Transisi Periode Keempat

Semua unsur transisi periode keempat secara meyakinkan tergolong logam, baik dalam sifat kimia maupun sifat fisis. Dalam artikel terdahulu telah dijelaskan bahwa sifat kimia logam berkaitan dengan keelektropositifan, sedangkan keelektropositifan sendiri bergantung pada energi ionisasi. Sebagaimana dapat dilihat pada Tabel berikut ini, semua unsur transisi periode keempat mempunyai energi ionisasi yang relatif rendah (kurang dari …

Sifat Logam Unsur Transisi Periode KeempatRead More »

Sifat Pereduksi dan Pengoksidasi Unsur Periode Ketiga

Dari Na ke Cl dalam periode ketiga sifat pereduksi berkurang dan sifat pengoksidasi bertambah. Daya pereduksi dan daya pengoksidasi juga berkaitan dengan kecenderungan melepas atau menyerap elektron. Kita ingat kembali bahwa zat pereduksi (reduktor) melepas elektron pada reaksi redoks, sedangkan zat pengoksidasi (oksidator) menyerap elektron. Jadi, makin mudah suatu spesi melepas elektron makin kuat daya …

Sifat Pereduksi dan Pengoksidasi Unsur Periode KetigaRead More »