Contoh Soal Asal-Usul Kehidupan Menurut Biologi Modern

Selamat berjumpa kembali kawan-kawan, untuk pembahasan kali ini akan diberikan contoh soala mengenai asal-usul kehidupan menurut teori biologi modern. Walaupun singkat, tetapi mudah-mudahan manfaatnya banyak.

1. Sebutkan beberapa teori tentang asal usul kehidupan menurut para ahli!

Jawaban:

Asal-usul kehidupan  menurut A.I. Oparin (Rusia)

Oparin berpendapat bahwa di atmosfer terkandung uap air (H2O), metana (CH4), amonia (NH3), hidrogen (H2), nitrogen (N3), dan sianogen (CNO). Uap air di atmosfer lama-kelamaan mengembun dan mengumpul di atmosfer sehingga menjadi berat dan jatuh ke bumi sebagai hujan lebat yang disetai halilintar. Pada waktu hujan lebat, senyawa-senyawa gas yang ada di atmosfer banyak yang larut dan bereaksi di dalam air hujan membentuk senyawa organik sederhana (penyusun kehidupan) yang ikut jatuh ke bumi.

Asal-usul kehidupan menurut Harold Urey (Amerika)

Pada masa bumi awal, atmosfer purba mengandung gas hidrogen (H2), amonia (NH3), metana (CH4), dan uap air (H2O). Gas-gas tersebut dengan bantuan energi yang berasal dari loncatan listrik ketika ada hililintar, radiasi sinar kosmik, dan agen lainnya, bereaksi satu dengan lainnya membentuk senyawa organik sederhana. Senyawa organik ini diperkirakan berkembang lebih lanjut menjadi organisme.

Asal-usul kehidupan  menurut  Stanley Miller (Amerika)

Miller adalah murid Urey yang menguji teori Urey dengan percobaan tabung saluran yang diisi ua air, metana, amonia, dan hidrogen yang kemudian dialiri listrik bertegangan tinggi. Setelah seminggu Miller menampung zat yang terbentuk, ternyata zat tersebut adalah asam amino. Asam amino merupakan bahan penyusun protein pembentuk protoplasma sebagai dasar kehidupan.

2. Apa yang dimaksud dengan teori asal usul kehidupan menurut biologi modern?

Jawaban:

Teori ini berpendat bahwa bumi ini awalnya sangat panas sekali, kemudian suatu ketika bumi mengalami proses pendinginan. Dari Proses-proses tersebut maka dapat dihasilkan bahan bahan kimia. Bahan-bahan yang berat akan menyusun bumi sedangkan bahan yang ringan akan menyusun atmosfer.