Soal dan jawaban Biologi Sebagai Ilmu

Soal 1: Coba anda jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses tranfirasi?

Jawaban:

Factor-faktor yang nempengaruhi proses transpirasi yaitu:

Kelembaban

Makin banyak uap air diudara, makin lambat laju transpirasi. Sebaliknya apabila tekanan uap air diudara rendah, maka kelembaban relatif sedikit , maka transpirasi berjalan dengan cepat.

Keadaan air tanah

Laju transpirasi sangat tergantung pada kesediaan air didalam tanah, karena setiap air yang hilang dalam proses transpirasi harus dapat segera digantikan kembali, yang pada dasarnya berasal dari dalam tanah. Berkurangnya air dalam tanah akan menyebabkan berkurangnya pengaliran air kedaun dan ini akan menghambat laju transpirasi

Radiasi Cahaya

Radiasi cahaya mempengaruhi membukanya stomata, sehingga dengan terbukanya stomata pada siang hari, transpirasi akan berjalan lancer.

Angin

Angin akan membawa massa uap air yang berada disekitar tumbuhan, sehingga dapat menurunkan tekanan uap air disekitar daun dan dapat mengakibatkan meningkatnya laju transpirasi

Suhu

Meningkatnya suhu pada siang hari, biasanya menyebabkan kelembaban relatif udara menjadi rendah, sehingga akan menyebabkan perbedaan tekanan uap air dalam rongga daun dengan diudara menjadi semakin besar dan laju transpirasi meningkat.

Soal 2: coba anda ceritakan peristiwa naiknya air dari dalam tanah sampai ke daun?

Jawaban:

Peristiwa naiknya air dari dalam tanah dimulai ketika air memasuki tumbuhan melalui rambut akar. Perpanjangan sel epidermis ini berdinding lengket dan melekat kuat-kuat pada partikel tanah. Hal ini menjadikannya bersentuhan langsung dengan film air yang melekat kuat pada partikel tanah. Begitu sampai dalam sel-sel epidermis, air terus bergerak mengalir di antara sel-sel korteks. Akan tetapi, agar dapat memasuki silinder tengah (pusat), harus melalui sitoplasma sel-sel endodermis. Pada banyak akar, endodermisnya mengandung sel-sel khusus, sel-sel lintasan yang menyediakan jalan yang mudah bagi air bergerak ke silinder tengah. Begitu ada dalam silinder tengah, air itu bebas bergerak di antara sel-sel maupun melaluinya. Di dalam akar muda air memasuki xilem dengan segera. Dalam akar yang lebih tua, harus melalui seberkas floem dan kambium dahulu, yaitu melalui sel-sel yang memanjang secara horizontal, jejari xilem.

Begitu terdapat dalam sel-sel epidermis akar, maka ion-ion anorganik masuk ke dalam dari sel ke sel, melalui plasmodesmata. Langkah akhir dari sitoplasma sel-sel perisikel ke xilem tercapai dengan pengangkutan aktif. Sesampainya di xilem, air dan mineral yang mengendap di dalamnya bergerak ke atas dalam pembuluh dan trakeid, yang terus ke akar dan batang. Pada setiap tingkat air itu dapat meninggalkan xilem dan secara lateral lewat dan menyediakan keperluan jaringan-jaringan lain. Pada daun xilem itu melalui tangkai daun dan kemudian ke dalam urat-urat daun. Pada ujung urat-urat, air meninggalkan xilem dan memasuki lapisan bunga karang dan sel-sel lapisan palisade daun. Disini air dapat dipakai dalam fotosintesis atau diuapkan dari daun dalam proses transpirasi.

Soal 3: Gambarkan sekema sistem peredaran darah pada manusia disertai penjelasannya?

Jawaban:

Sistem peredaran terdiri atas jantung, pembuluh darah, dan saluran limpe. Jantung merupakan organ pemompa terbesar yang memelihara darah melalui seluruh tubuh. Arteri ialah pembuluh yang membawa darah ke jantung, dan kapiler ialah pembuluh-pembuluh kecil yang menghubungkan arteri dengan vena, terentang diantaranya dan merupakan jalan lalu lintas antara makanan dan jalur buangan. Disini juga terjadi pertukaran gas dalam cairan ekstra seluler. Cairan limfe bertugas mengumpulkan, menyaring dan menyalurkan kembali ke dalam darah limfenya yang dikeluarkan melalui dinding kapiler untuk membersihkan jaringan. Saluran limfe juga diangap menjadi bagian dari sistem peredaran darah.

Soal 4: Berikan contoh beberapa penyakit yang disebabkan bakteri?

Jawaban: Gonorhoe, TBC, sipilis

Soal 5: Mengapa jamur dapat hidup di hutan yang lembab?

Jawaban:

Karena jamur tidak membuat sendiri makanannya. Sifat jamur adalah heterotrof yaitu tidak dapat membuat makanannya sendiri, jadi
tergantung dari organisme lain atau bahan organik. Hutan kayu akan zat organik sehingga
cocok untuk kehidupan jamur.