Keutamaan doa menurut Al Quran dan Hadits

Ada banyak ayat Al Quran dan hadis Nabi saw yang menuturkan tentang keutamaan doa. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Sesungguhnya Allah memerintahkan dan mendorong hamba-Nya untuk banyak berdoa, sebagaimana ditegaskan dalam firman-Nya, “Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” Sama halnya, Rasulullah saw juga menganjurkan umatnya untuk banyak berdoa. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja orang yang tidak pernah memohon kepada Allah, niscaya Allah akan murka kepadanya.”

Sesungguhnya para ahli surga menjadikan doa sebagai alasan atau dalil untuk menyelamatkan mereka dari siksa neraka. Allah swt berfirman dalam surat al Thur ayat 27-28:

  1. Maka Allah memberikan karunia kepada Kami dan memelihara Kami dari azab neraka.
  2. Sesungguhnya Kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.

Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk menemani dan bersahabat dengan orang yang suka berdoa dan agar tidak memalingkan pandangannya kepada selain mereka, karena mereka merupakan hamba-hamba Allah yang mulia. Allah swt berfirman dalam surat al Kahfi ayat 28:

dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

Sesungguhnya Allah dekat kepada orang yang suka berdoa sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya surat al Baqarah ayat 186:

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Loading...