Mengapa Allah melarang manusia memakan daging binatang buas

Rasulullah saw bersabda, “Setiap binatang buas yang bertaring adalah haram dimakan.” (HR. Muslim)

Para ulama sepakat bahwa yang dimaksud binatang buas disini adalah binatang yang memiliki taring atau kuku tajam untuk melawan manusia, seperti singa, anjing, harimau, beruang, kera, dan lain sebagainya. Semuanya tidak boleh dikinsumsi karena tidak baik bagi kesehatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa manusia yang mengonsumsi daging binatang buas akan mewarisi sifat-sifat binatang yang dimakannya. Fakta ilmiah menunjukkan bahwa kandungan racun dan hormon binatang buas tersebut akan mengalir di dalam darah dan masuk ke dalam lambung. Saat inilah, perilaku atau sifat-sifat binatang itu sedikit banyak mempengaruhi perilaku dan sifat manusia.

Apabila manusia mengonsumsi daging binatang buas, mereka cenderung mewarisi sifat kebuasan binatang tersebut. daging binatang buas itu sangat mempengaruhi karakter dan sifat manusia. Ketika manusia suka memakan daging binatang buas, maka fenomena lainnya akan muncul, seperti guncangan seksual, hilangnya rasa cemburu terhadap orang lain, hilangnya penghormatan terhadap aturan rumah tangga, hilangnya harga diri, dan lain-lain.

Oleh karena itu, sangat logis bila Allah melarang para hamba-Nya mengonsumsi daging binatang buas, karena sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Ketika Allah melarang suatu perkara dilakukan oleh para hamba-Nya, itu pasti ada hikmah dan faedahnya. Allah lebih tahu apa yang terbaik bagi manusia.