Ciri-ciri umum hewan

Hewan, binatang, fauna, margasatwa, atau satwa adalah organisme eukariotik multiseluler yang membentuk kerajaan biologi Animalia. Dengan sedikit pengecualian, hewan mengkonsumsi bahan organik, menghirup oksigen, dapat bergerak, bereproduksi secara seksual, dan tumbuh dari bola sel yang berongga, blastula, selama perkembangan embrio. Lebih dari 1,5 juta spesies hewan yang masih hidup telah dideskripsikan—sekitar 1 juta adalah serangga—tetapi diperkirakan ada lebih dari 7 juta spesies hewan secara total. Hewan memiliki panjang dari 8,5 mikrometer sampai 33,6 meter dan memiliki interaksi yang rumit dengan satu sama lain dan lingkungannya, membentuk jaring-jaring makanan yang rumit. Studi tentang hewan disebut zoologi.

Dalam bahasa Inggris, “hewan” disebut animal, dari bahasa Latin yaitu “animalis”, yang berarti “memiliki napas”. Dalam penggunaan nonformal sehari-hari, kata tersebut biasanya mengacu pada hewan bukan manusia. Kadang-kadang, kerabat dekat manusia seperti mamalia dan vertebrata lainnya ditujukan dalam penggunaan nonformal.[3] Definisi biologis dari kata tersebut mengacu pada semua anggota kingdom Animalia, meliputi makhluk yang beragam seperti spons, ubur-ubur, serangga dan manusia.

Karakteristik hewan

Hewan memiliki beberapa karakteristik yang membedakan mereka dari makhluk hidup lainnya. Hewan bersifat eukariotik (memiliki membran inti) dan multiseluler, tidak seperti bakteri, yang prokariotik, dan tidak seperti protista, yang bersifat eukariotik tetapi uniseluler. Tidak seperti tumbuhan dan alga, yang menghasilkan nutrisinya sendiri hewan bersifat heterotrof, memakan bahan organik dan mencernanya secara internal. Dengan sangat sedikit pengecualian, hewan menghirup oksigen dan berespirasi secara aerobik. Semua hewan bersifat motil (mampu secara spontan memindahkan tubuh) selama setidaknya sebagian dari siklus hidupnya, tetapi beberapa hewan, seperti spons, koral, kerang, dan teritip, kemudian menjadi sesil. Blastula adalah tahap dalam perkembangan embrio yang unik untuk sebagian besar hewan, memungkinkan sel untuk berdiferensiasi menjadi jaringan dan organ khusu

Hewan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Merupakan organisme eukariotik multiseluler.
  • Bersifat heterotrofik, berbeda dengan tumbuhan yang bisa memproduksi makanannya sendiri lewat fotosintesis (autotrof), hewan tidak bisa memproduksi makanannya sendiri sehingga akan memakan bahan organik yang sudah jadi.
  • Tidak memiliki dinding sel, komponen terbesar sel hewan tersusun atas protein struktural kolagen.
  • Memiliki jaringan saraf dan jaringan otot sehingga hewan bisa aktif bergerak (bersifat motil).
  • Sebagian besar hewan bereproduksi secara seksual (generatif) dan beberapa kelompok hewan sederhana bereproduksi secara aseksual (vegetatif).
  • Siklus hidup didominasi oleh bentuk diploid (2n).
  • Alat pernafasan pada hewan bermacam-macam tergantung tempat hidupnya, ada yang bernafas dengan paru-paru, insang, permukaan tubuh dan trakea.