Umar Khayyam (Ahli Matematika dan Penyair)

Umar Khayyam dilahirkan di Nishapur Iran. Nama aslinya adalah Ghiyatsuddin Abulfatah ‘Umar bin Ibrahim Khayyami Nisyaburi. Khayyam berarti “pembuat tenda” dalam bahasa Persia.

Umar Khayyam Ahli Matematika

Pada masa hidupnya, ia terkenal sebagai seorang matematikawan dan astronom yang memperhitungkan bagaimana mengoreksi kalender Persia. Pada 15 maret 1079, Sultan Jalaluddin Maliksyah Saljuqi memberlakukan kalender yang telah diperbaharui Umar, seperti yang dilakukan Julius Caesar di Eropa pada tahun 46 SM dengan koreksi terhadap Sosigenes, dan yang dilakukan oleh Paus Gregorius XIII pada februari 1552 dengan kalender yang telah diperbaiki Aloysius Lilius (meskipun Britania Raya baru beralih dari kalender Julian kepada kalender Gregorian pada 1751, dan Rusia baru melakukannya pada 1918).

Dia pun terkenal karena menemukan metoda memecahkan masalah persamaan kubik dengan memotong sebuah parabola dengan sebuah lingkaran.

Umar Khayyam sebagai astronom

Pada tahun 1073, Malik Syah, penguasa Isfahan mengundang Khayyam untuk membangun dan bekerja pada sebuah observatorium, bersama-sama dengan sejumlah ilmuwan terkemuka lainnya. akhirnya, Khayyam dengan sangat akurat (mengoreksi hingga 6 desimal di belakang koma) mengukur panjang satu tahun sebagai 365,24219858156 hari.

Filsafat Umar Khayyam agak berbeda dengan dogma-dogma umum islam. tidak jelas apakah ia percaya kehadiran Allah atau tidak, namun ia menolak pemahaman bahwa setiap kejadian dan fenomena adalah akibat dari campur tangan Ilahi. Ia pun tidak percaya akan hari kiamat atau ganjaran serta hukuman setelah kematian. Sebaliknya, ia mendukung pandangan bahwa hukum-hukum alam menjelaskan semua fenomena dari kehidupan yang teramati. Para pejabat keagamaan berulang kali meminta dia menjelaskan pandangannya yang berbeda tentang islam. khayyam akhirnya naik haji ke Mekkah untuk membuktikan bahwa ia adalah seorang muslim.

Umar Khayyam merupakan penyair dan penulis

Umar Khayyam kini terkenal bukan hanya keberhasilan ilmiahnya, tetapi karena karya-karya sastranya. Ia diyakini telah menulis sekitar 1000 puisi 400 baris. Di dunia berbahasa Inggris, ia paling dikenal karena The Rubaiyat of Omar Khayyam dalam terjemahan bahasa Inggris oleh Edward Fitzgerald..

Oran lain juga telah menerbitkan terjemahan-terjemahan sebagian dari rubaiyatnya (rubaiyat berarti kuatrain), tetapi terjemahan Fitzgerald lah yang paling terkenal.

Kehidupan Umar Khayyam digambarkan dalam film tahun 1957 dibinangi oleh Cornell Wilde, Debra Page, dan lainnya.